Memperbanyak koloni trigona sp memang terlihat cukup mudah namun tingkat keberhasilan masih 50% menurut apa yang pernah saya lakukan perbanyakan koloni atau pemecahan koloni banyak dipengaruhi oleh faktor lingkungan antara lain :
a. Cuaca
Perbanyakan koloni waktu musim panas atau hujan sangatlah menentukan, karena pada waktu hujan lebah tidak melakukan aktifitas mencari pakan ataupun getah sehingga jika dilakukan pada waktu musim hujan waktu lebah untuk membangun pertahanan sarang lebih lambat sehingga lebah dikerumuni semut sarang berjamur dll.
b. Pemangsa Lebah (Semut)
Perbanyakan dimusim panas maupun hujan tidak lepas dari ancaman khususnya semut. pergerakan semut yang begitu cepat baik itu semut pemakan madu atau semut pemangsa lebah dapat membuat lebah kabur oleh karena itu pada waktu pemecahan koloni terlebih dahulu membersihkan lokasi dari semut atau membuat tempat bebas semut
c. Ketersediaan Pakan
Ketersedian pakan tentunya mempengaruhi lebah dalam bekerja dengan tersedianya pakan yang cukup lebah pasti berkembang biak dengan baik seperti halnya hewan ternak lainnya.
d. Lebah Ratu
Nah ini ane juga blom tau ilmu pasti apakah ratu lebah terbentuk karena sudah ada calon ratu baru pada telur atau ratu terbentuk karena pemilihan ratu. Kenapa demikian setiap saya melakukan pemindahan bentuk dan ukuran telur hampir sama dan tidak terdapat ukuran tubuh prajurit yang menyerupai ratu. meskipun seperti itu terkadang terbentuk ratu baru.
Dari beberapa sarang yang pernah saya pelihara terkadang memiliki 2 dua ekor ratu lebah dalam satu koloni, sehingga jika seperti ini memudahkan pemecahan koloni.
Persiapan
a. Koloni
Tahap persiapan yang utama yaitu dengan mempersiapkan koloni lebah dengan prajurit yang bayak dan sehat. koloni lebah sehat biasanya terlihat dari perkembangan lebah seperti dari telur dan prajurit yang banyak.a. Koloni
b. Stup
Stup yang digunakan untuk pemindahan diupayakan tidak terlalu besar atau menggunakan bambu dengan satu ruas. Jika menggunakan stup diupayakan bisa tertutup rapat atau tidak terdapat celah yang memungkinkan semut bisa masuk dengan leluasa.
c. Tempat Bebas Semut
Untuk mengamankan stup pecahan diupayakan bebas dari jangkauan semut yaitu dengan membuat gantungan dengan di ikatkan benang yang telah di berikan oli atau membuat meja bebas semu
Pelaksanaan
Ambil koloni yang akan dipecah, kemudian buka tutup dan ambil telur yang banyak kerumunan lebah secukupnya kemudian pindah ke stup barus setelah itu tutup rapat stup baru dan ambil sedikit getah pada pintu sarang lama dan di rekatkan pada pintu yang telah disiapkan pada stup baru kemudian simpan di area bebas semut. kemudian stup lama dipindahkan ke posisi yang berbeda (sekitar 10 meter) bukan tempat biasa di letakkan dengan tujuan lebah yang bisa terbang tidak kembali ke sarang lama bersama ratu lebah.
Catatan :
Pemecahan koloni dilakukan pada waktu malam hari dengan tujuan lebah yang bisa terbang dapat dipindah pada stup yang baru.
Selamat mencoba..................
jika berhasil ataupun gagal mari berbagi pengalaman







