Saturday, 14 June 2014

MADU ASLI MURNI SUMBAWA (Apis Dorsata)


MADU SUMBAWA adalah madu yang dihasilkan di Pulau Sumbawa dari lebah jenis Apis Dorsata. Pulau Sumbawa adalah salah satu pulau penghasil madu terbaik di Indonesia yang terletak di Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Pulau Sumbawa terdiri dari 4 (empat) Kabupaten yaitu Kabupaten Sumbawa Besar, Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Bima dan Dompu.

Madu Sumbawa dihasilkan dari hutan alam Sumbawa dari lebah jenis Apis Dorsata yaitu jenis lebah raksasa yang tidak dibudidayakan atau tumbuh dan berkembang biak secara liar di hutan alam sumbawa, jenis lebah ini di  daerah lain juga banyak untuk di sumbawa sendiri lebah ini oleh masyarakat setempat disebut "ANI/ Lani"

Berdasarkan pengalaman  pribadi, Madu Sumbawa banyak ditemukan hampir diseluruh kabupaten di Pulau Sumbawa mulai dari pegunungan hingga daerah pantai. tempat berkembang biak lebah ini banyak ditemukan pada pohon dan tebing.

Madu Sumbawa memiliki  warna dan cita rasa yang bervariasi tergantung pakan yaitu bunga dan  vegetasi hutan tempat berkembang biak. untuk daerah sumbawa sendiri keanekaragaman pakan lebah sangat bervariasi muali dari bunga rumput, bunga pohon "masih banyak dan alami"

Perburuan Lebah Apis Dorsata di pulau Sumbawa sendiri masih tradisional yaitu  perburuan madu dilakukan dengan mencari di tengah hutan atau beberapa pohon yang biasa dijadikan tempat bersarang lebah yang sering di sebut “Boan”, berdasarkan survey yang pernah saya lakukan pada satu pohon (“Boan”)  lebah yang bersarang mencapai 80 sarang (Koloni)di daerah Piong Kore kabupaten Bima,  sedangkan pada tebing biasa mencapai 30  sarang(koloni) di daerah Olat Rawa, Moyo Hilir kabupaten Sumbawa Besar.

Madu Sumbawa memiliki cita rasa dan warna yang beranekaragam tergantung  pakan lebah itu sendiri yaitu bunga pohon, semak, atau  tanaman sesuai dengan vegetasi yang ada di habitatnya. Dalam satu musim warna dan rasa belum tentu sama karena masing - masing koloni (lebah) mengambil makanan berupa nektar dan serbuk sari dari sumber yang berbeda.

Encer tidaknya madu dipengaruhi oleh kadar air madu, kadar air sendiri dipengaruhi beberapa hal antara lain; pengaruh musim hujan/panas, pengaruh pemanenan dan penyimpanan. Pemanenan yang dilakukan pada musim hujan di pulau Sumbawa biasanya memiliki kadar air yang tinggi begitu pula sebaliknya pemanenan pada musim panas memiliki kadar air yang lebih rendah akan tetapi pemanenan pada musim hujan maupun panas bukanlah patokan karena kadar air dipengaruhi juga pada proses pemanenan dan penyimpanan karena madu memiliki sifat “Higroskopis” yaitu madu mampu menarik atau mengikat air dari udara, di pulau Sumbawa masyarakat dalam peroses pemanenan masih menggunakan wadah (ember) yang terbuka dalam proses pemanenan sehingga mempengaruhi kadar air madu.


Dari bebrapa kelompok tani yang pernah saya kunjungi telah melakukan system “panen lestari” yaitu panen dengan memotong bagian madu saja tanpa memanen telur dari lebah dengan tujuan lebah dapat memproduksi madu kembali. Selain itu juga petani diladang mereka membuat “Tikung” yaitu dengan meletakkan bebrapa batang kayu dalam posisi miring diharapkan lebah dapat bersarang pada kayu miring tersebut.
MENJUAL MADU SUMBAWA
Saya menjual madu sumbawa dengan sumber yang jelas merupakan petani binaan KEHUTANAN dan JMHS (Jaringan Madu Hutan Alam Sumbawa)
- Sumber Jelas
- Higienis
- Sistem tiris

Lebih jelas / konsultasi :
edi kurniawan
Hp. 081803630092
PIN : 76125BBE

















MENJUAL MADU SUMBAWA
Saya menjual madu sumbawa dengan sumber yang jelas merupakan petani binaan KEHUTANAN dan JMHS (Jaringan Madu Hutan Alam Sumbawa)
- Sumber Jelas
- Higienis
- Sistem tiris

Lebih jelas / konsultasi :
EDI KURNIAWAN
Hp. 081803630092
PIN : 76125BBE

    MENJUAL MADU SUMBAWA
MADU ASLI SUMBAWA, MADU SUMBAWA, MADU MURNI SUMBAWA, MADU MURNI 100%, MADU BATU DULANG, MADU, MADU OBAT.