LEBAH TRIGONA SP (NYanteng) di LOMBOK
Trigona sp adalah lebah kecil menyerupai lalat yang dapat menghasilkan madu dan propolis. Trigona merupakan spesies dari genus Melliponini yang mempunyai ciri
khas dapat menghasilkan propolis selain madu. Trigona merupakan
lebah madu yang tidak memmiliki sengat berbeda dengan lebah lainnya, sehingga untuk mempertahankan diri lebah ini
memproduksi propolis yang berupa getah.
Trigona sp di pulau Lombok dikenal dengan sebutan “Nyanteng” (Lombok timur, Lombok Barat) “Keledan” (Lombok Barat, Lombok Utara) NYuktales (Lombok Tengah) dan untuk beberapa daerah di Indonesia dikenal dengan sebutan Kelenceng, Kelulut dll
Trigona sp di pulau Lombok dikenal dengan sebutan “Nyanteng” (Lombok timur, Lombok Barat) “Keledan” (Lombok Barat, Lombok Utara) NYuktales (Lombok Tengah) dan untuk beberapa daerah di Indonesia dikenal dengan sebutan Kelenceng, Kelulut dll
Trigona sp di Lombok pada umumnya banyak kita temukan dipemukiman masyarakat mereka hidup dan berkembang biak secara liar pada tempat tertentu yang disukainya, di Lombok sendiri trigona banyak kita temukan pada tiang bambu, pada batu, pondasi rumah, kayu lapuk, batang kelapa dll.
Trigona alias “Nyanteng” sebenarnya
tidak asing lagi bagi masyarakat Lombok, Madu ("manisan") dan Getah (propolis) trigona sudah banyak dimanfaatkan sejak jaman doloe dimana getah (propolis) digunakan untuk menyambung
benang yang putus dan merekatkan dalam proses pembuatan kain tenun sasak dan madunya selain dikonsumsi digunakan untuk obat seperti obat luka, obat patah, obat penyakit dalam dll. Manfaat Nyanteng
sebenarnya sudah banyak diketahui oleh masyarakat namun masih banyak masyarakat belum mengetahi teknik budidaya lebah ini.
Budidaya trigona di pulau Lombok sudah mulai dilakukan oleh beberapa peternak baik itu dikabupaten Lombok Timur, Lombok Barat dan Lombok Utara. dimana dibeberapa peternak sudah memiliki sekitar 15 s/d 800 koloni/stup per orang dan untuk ukuran stup masih
bervariasi tergantung peternak karna belum ada standar ukuran stup.
Budidaya lebah ini sendiri tergolong mudah dan murah berbeda dengan lebah lainnya dimana lebah trigona ini tidak mudah kabur, tidak memiliki sengat dan tidak terikat pada musim panen (tidak harus tepat waktu) namun kekurangan lebah ini produksi madu sangat sedikit dibanding lebah lainnya yaitu untuk mendapatkan madu 1 (satu) liter madu membutuhkan waktu hingga satu tahun namun kekurangan itu bisa ditutupi dengan melakukan perbanyakan koloni/stup karena trigona bersifat bertahan atau tidak mudah kabur.
Madu NYanteng, untuk sekarang ini untuk pasaran belum begitu dikenal masyarakat lokal, karena untuk di pulau Lombok produk madu yang dijual masih madu Sumbawa karena madu trigona tidak sebanyak madu sumbawa. untuk harga madu cukup bervariasi tergantung pemasaran yaitu satu botol madu trigona harganya berkisar antara Rp. 125.000,- s/d 200.000,- per botol/600cc sedangkan madu sumbawa berkisar antara Rp.100.000,- s/d 150.000,-/ botol 600cc.
Untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dari budidaya lebah trigona sp perlu dilakukan sosialisasi dan pelatihan pelatihan tentang budidaya lebah trigona di Lombok supaya masyarakat dapat memanfaatkan lebah trigona yang semula dibuang menjadi mata pencaharian atau minimal untuk konsumsi keluarga.
Budidaya lebah ini sendiri tergolong mudah dan murah berbeda dengan lebah lainnya dimana lebah trigona ini tidak mudah kabur, tidak memiliki sengat dan tidak terikat pada musim panen (tidak harus tepat waktu) namun kekurangan lebah ini produksi madu sangat sedikit dibanding lebah lainnya yaitu untuk mendapatkan madu 1 (satu) liter madu membutuhkan waktu hingga satu tahun namun kekurangan itu bisa ditutupi dengan melakukan perbanyakan koloni/stup karena trigona bersifat bertahan atau tidak mudah kabur.
Madu NYanteng, untuk sekarang ini untuk pasaran belum begitu dikenal masyarakat lokal, karena untuk di pulau Lombok produk madu yang dijual masih madu Sumbawa karena madu trigona tidak sebanyak madu sumbawa. untuk harga madu cukup bervariasi tergantung pemasaran yaitu satu botol madu trigona harganya berkisar antara Rp. 125.000,- s/d 200.000,- per botol/600cc sedangkan madu sumbawa berkisar antara Rp.100.000,- s/d 150.000,-/ botol 600cc.
Untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dari budidaya lebah trigona sp perlu dilakukan sosialisasi dan pelatihan pelatihan tentang budidaya lebah trigona di Lombok supaya masyarakat dapat memanfaatkan lebah trigona yang semula dibuang menjadi mata pencaharian atau minimal untuk konsumsi keluarga.
Ada beberapa kelebihan Trigona :
a.
Tidak memiliki sengat
b.
Tidak mudah kabur
c.
Pada malam hari tidak keluar dari sarang
d. Memproduksi propolis
e. Pemanenan tidak harus tepat waktu
e. Pemanenan tidak harus tepat waktu
Semoga Bermanfaat...
Lebah Ratu Trigona, Lebah Kelenceng, Lebah Kelulut, Budidaya Trigona Sp
Lebah Ratu Trigona, Lebah Kelenceng, Lebah Kelulut, Budidaya Trigona Sp



No comments:
Post a Comment